10 Antropoda yang Paling Unik dan Aneh Sejagat Raya

Bookmark and Share

Tentunya antropoda merupakan hewan yang menakjubkan, termasuk ke dalam kelasnya adalah para serangga, arachnida (laba-laba) dan hewan berkulit keras. Ternyata, kehadiran hewan antropoda bukan hanya sekedar untuk melengkapi rantai makanan alamiah, mereka merupakan hewan yang indah sekaligus unik seperti hewan-hewan lainnya di muka bumi ini. 

Akan tetapi, bukan saja perilaku dan kehidupan yang membuat kita tersenyum, juga bentuk dan warna yang mereka miliki sangatlah mengagumkan. Mereka hadir untuk menemani kehidupan yang singkat para mahluk di muka bumi ini. Berikut ini adalah 10 antropoda yang paling unik di dunia.

1. Kumbang Kura-Kura Emas (Golden Tortoise Beetle) – Berubah Warna
Kumbang yang satu ini memiliki bentuk tubuh menyerupai kura-kura, maka tak heran binatang nama binatang bertempurung itu disematkan kepadanya. Kumbang Kura-kura emas atau CharidotellaSexpunctata, ditemukan di Amerika Utara. Kumbang unik yang satu ini memiliki panjang tubuh 7 milimeter, memiliki warna yang bervariasi dan dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi lingkungannya.



Namun, berbeda dengan kumbang lain yang memiliki warna pada bagian tempurung, karena kumbang kura-kura ini memiliki tempurung transparan dan kulit yang mampu berubah warnanya. Namun warna tersebut tidak serta merta berasal dari dalam kulitnya saja, melainkan hasil reaksi fisika antara lapisan embun, tempurun dan cahaya matahari. 

Nah, sehingga apabila ia sedang terbang dan hingga di luar habitatnya, maka warna tubuhnya akan berubah, karena cairan embun yang memancarkan warna keemasan hilang. Bukan itu saja, larvanya pun sangat unik. Larva si kumbang emas ini memiliki warna gelap dan berduri. Mereka melindungi tubuhnya dengan menambahkan kotoran ke tubuh mereka, sehingga para predator enggan mendekatinya

2. Kumbang Pembunuh (Assassin Bug)
Kumbang yang disebut juga sebagai Reduviidae ini memiliki cara yang unik dalam memburu mangsanya, yakni dengan berpura-pura menjadi mangsa empuk bagi laba-laba. Mereka akan mendatangi jaring laba-laba dan mulai menggerak-gerakan jaring untuk memanggil keluar laba-laba. Dan ketika si pemilik jaring muncul dan mendekati, kumbang pembunuh akan menancapkan moncong nya yang tajam dan panjang ke tubuh laba-laba tersebut. 



Moncong yang fungsinya menyerupai jarum suntik ini akan memasukan racun ke dalam tubuh laba-laba. Dan ketika bagian dalam tubuh mangsanya sudah menjadi cairan, maka kumbang pembunuh akan menikmati jus yang lezat.

Ulahnya tidak berhenti di situ saja, ia pun akan menumpukan bangkai-bangkai mangsa di atas tubuhnya sebagai tameng pelindung. Hal itu dilakukan untuk membuat bingung hewan yang akan mengganggu dan mengancam mereka

3. Kumbang Harimau (Tiger Beetle) – Tercepat
Kumbang ini merupakan penghuni benua Australia yang dikenal liar. Cicindela hudsoni, merupakan kumbang tercepat di antara keluarga kumbang yang ada di planet bumi. Kecepatannya mencapai 5,6 mil per jam atau 2,5 meter per detik, dengan arti lain kecepatannya sama dengan manusia yang berlari pada 480 mil per jam, luar biasa! Maka tidak heran jarang pemangsa yang berhasil menangkap mereka. 



Kecepatan yang dimilikinya tersebut menjadikan mereka sebagai predator yang agresif. Dengan cengkeraman rahang yang kuat, serangga-serangga kecil dan laba-laba merupakan mangsa yang mudah. Bahkan agresifitas mereka telah diperlihatkan sejak menjadi larva, mereka akan menarik serangga-serangga kecil yang melintasi permukaan goa bawah tanahnya. 

Seperti bermain petak umpet, mereka bersembunyi dan muncul disaat yang tepat untuk mendapatkan santapan lezat. Meski demikian mereka bukanlah yang terhebat dan terpintar di padang pasir,khususnya bagi kawanan tawon padang pasir Australia. Setelah menemukan sarang larva kumbang harimau, para tawon akan masuk dan melumpuhkan larva. Kemudian menyuntikan telur mereka ke dalam tubuh larva. Setelah telur menetas,  mereka akan memangsa tubuh larva kumbang harimau dari dalam.

4. Hama Air Raksasa (Giant Water Bug) – Kumbang Jantan Menyimpan Telur
Kumbang yang termasuk ke dalam golongan hama ini dikenal sebagai kumbang air raksasa (Kirkaldyia deyrolli), keberadaannya banyak ditemukan di Asia Timur, Australia dan Amerika. Mereka adalah kumbang terbesar yang mampu tumbuh hingga 15 cm panjangnya. Maka tak heran mereka mampu menyantap ikan-ikan dan hewan amfibi kecil, bahkan beberapa menyebutkan mereka pun mampu melahap kura-kura dan ular kecil. 



Cara berburu mereka seperti buaya, bersembunyi di dasar sungai atau pun danau. Kemudian menangkap dan menyuntikkan cairan khusus ke dalam tubuh  mangsanya. Ia kemudian akan melahap mangsanya yang telah menjadi cairan. Gigitan kumbang air raksasa dikenal yang paling menyakitkan di antara kumbang lainnya di dunia. Kumbang Air raksasa jantan memiliki peran penting dalam masalah reproduksi dan regenerasi, karena di bawah sayap mereka terdapat sekitar 700 telur yang akan menetas.  

Namun di Thailand, kumbang air raksasa merupakan hidangan lezat dan sangat popular. Disajikan sebagai camilan atau pun makanan tambahan, sama lezatnya bagi masyarakat Negeri Gajah Putih.

5. Ulat Asp (Asp Caterpillar) – Ulat Beracun
Sobat unik ulat berbulu lebat yang satu ini merupakan penghuni kawasan hutan Amerika Utara. Meskipun berpenampilan indah, tidak menjadikan hewan bernama ilmiah Megalopyge opercularis dikatakan tidak berbahaya. Ulat yang satu ini memiliki racun yang sangat hebat, dan paling mematikan di antara ulat beracun di Amerika Utara. 



Namun, banyak orang serta predator yang tertipu akan kecantikan bulu ulat yang satu ini, padahal di antara bulunya yang putih dan tebal tersebut tersembunyi sebuah duri yang akan menyuntikan racun mematikan. Racun ulat Asp ini akan mengakibatkan rasa seperti kulit terbakar, melepuh, kepala pusing, mual-mual dan sesak nafas.
 

Efek racun ulat asp ini akan berlangsung selama beberapa hari. Di Amerika Serikat kebanyakan korban ulat asp adalah anak-anak kecil yang sedang bermain-main di kebun,taman ataupun hutan.

6. Luwing Sianida (Cyanide Millipede) – Memiliki Senjata Kimia
Dalam bahasa lain disebut Harpaphe haydeniana dikenal sebagai satu-satunya antropoda yang memiliki kandungan kimia di dalam tubuhnya. Kaki seribu yang satu ini diketahui memiliki hidrogen sianida (HCN) yang akan digunakan untuk memburu mangsa dan melindungi mereka dari pemangsa. Senjata rahasia ini sangat efektif, sehingga di alam liar kaki seribu yang satu ini hanya memiliki musuh lebih sedikit. 




Karena para pemangsa tidak mau dan kapok mencium gas HCN berbahaya yang keluar dari pori-pori tubuh kaki seribu siania. Efek HCN sangatlah berbahaya dan dapat berujung kematian, dengan 0,6 mg saja kaki seribu ini mampu membunuh tikus kecil, kumbang dan membuat pingsan pemangsa bertubuh besar. Meski demikian cara kaki seribu sianida menyimpan HCN di dalam tubuhnya sangatlah kompleks. 

Bahkan mereka pun diketahui memiliki kandungan kimia lainnya seperti  mandelonitril dan benzoyl sianida di dalam masing-masing ruang di dalam tubuh nya. Luwing sianida ini ditemukan di Amerika Utara mulai dari California hingga British Columbia, dan mampu tumbuh hingga 5 cm panjangnya.

7. Hama Kupu-Kupu Bertanduk (Thorn Bug) – Menghisap Getah
Kupu-kupu yang digolongkan ke dalam hama ini memiliki nama popular thornbug (Umbonia crasicorns), diberi julukan demikian karena memiliki protonum yang menyerupai tanduk di bagian tengkuknya. Fungsi tanduk tersebut adalah untuk melindungi mereka dari serangan predator. 



Cara mereka mendapatkan makanan pun cukup unik, kupu-kupu bertanduk ini akan hinggap di atas batang pohon kemudian menancapkan paruh mereka untuk menghisap getah yang ada di dalamnya. Jenis kupu-kupu hama bertanduk ini sangat banyak sekali dan tersebar di berbagai belahan dunia. 

Seperti yang dikabarkan mereka telah menghuni bumi hampir 40 juta tahun yang lalu.  Namun keberadaan mereka mudah ditemukan di kawasan Florida, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan bagian utara. Tubuh mereka mampu tumbuh hingga 10 milimeter.

8. Kumbang Gerek Jerapah (Giraffe Weevil) – Menggulung Daun
Jerapah yang satu ini tidak hidup di alam liar nya Afrika, melainkan eksotis nya hutan di Madagaskar. Kumbang gerek jerapah (Trachelophorus giraffa)  yang ditemukan pada 2008 lalu ini dapat tumbuh hingga 25 milimeter  panjangnya. Memiliki tubuh berwarna hitam dengan tempurung sayap merah, merupakan kombinasi yang indah. 



Dinamai jerapah karena kumbang gerek yang satu ini memiliki leher panjang, para ilmuwan pun menyakini bahwa tubuh ekstreme nya ini merupakan hasil beradaptasi terhadap situasi dan kondisi lingkungan serta predator sekitarnya. Leher panjangnya tersebut sangat membantunya untuk berkelahi dan membangun sarang.

Yang unik dari kumbang gerek jerapah ini adalah cara meletakkan dan merawat telur-telur mereka. Kumbang gerek jerepah betina akan menggulung sehelai daun, kemudian memasukan telu-telur mereka ke dalamnya. Setelah semua telur masuk daun ini akan dipotong, dan dijaga oleh induk jantan dan betina hingga telur itu menetas

9. Lalat Kalajengking (Scorpionfly) – Ritual Kawin
Lalat ini disebut juga Panorpa communis, merupakan serangga terbang yang menghuni kawasan sebelah barat Eropa dan mereka hidup dari serangga-serangga yang telah mati atau pun sekarat, bangkai dan buah-buahan busuk. Bahkan mereka pun suka mencuri serangga-serangga yang terjebak di atas jaring laba-laba. 



Lalat kalajengking ini memiliki panjang tubuh 25 milimeter dengan bentang sayap 35 milimeter. Dijuluki lalat kalajengking karena memiliki bagian punggung berwarna hitam kalajengking, dan alat kelamin jantan yang menyerupai ekor kalajengking. Lalat kalajengking pun memiliki ritual perkawinan yang unik, yakni lalat jantan akan menerima perempuan yang membawa hadiah terbaik kepadanya. 

Biasanya lalat kalajengking betina akan menghadiahkan serangga atau sejumlah saliva (air liur mengandung makanan) kepada sang jantan agar mau mengawini mereka. Satu hal lagi, meskipun terlihat menyeramkan seperti kalajengking, namun lalat yang satu ini tidak berbahaya meskipun menyengat. Antropoda merupakan hewan yang menakjubkan, termasuk ke dalam kelasnya adalah para serangga, arachnida (laba-laba) dan hewa berkulit keras. 

Kehadiran hewan antropoda bukan hanya sekedar untuk melengkapi rantai makanan alamiah, mereka merupakan hewan yang indah sekaligus unik seperti hewan-hewan lainnya di muka bumi ini. Bukan saja perilaku dan kehidupan yang membuat kita tersenyum, juga bentuk dan warna yang mereka miliki sangatlah mengagumkan. Mereka hadir untuk menemani kehidupan yang singkat para mahluk di muka bumi ini. Berikut uniknya.com merangkum 5 antropoda yang uni di dunia:

10. Kutu Lidah – Mengganti Organ Lidah Ikan
Kutu lidah satu ini dikenal sebagai parasit yang paling menyebalkan bagi para inangnya (hewan yang ditumpangi). Bagaimana tidak? Cymothoa exigua akan selalu mendapatkan makanan yang susah payah dikejar oleh para ikan di Teluk California, Amerika Serikat. 



Cara kutu jantan ini masuk ke dalam tubuh ikan adalah dengan menempel ke bagian sirip. Setelah berhasil masuk ke dalam tubuh ikan, ia akan berubah menjadi kutu betina dan mengakhiri perjalanannya di bagian lidah ikan yang sudah mereka lumpuhkan.

Sebenarnya kutu lidah ini akan hidup dan memakan apapun yang ditemukan di dalam perjalanan ikan induk semang nya bahkan selama bertahun-tahun. Kutu yang satu ini gemar sekali memakai alga, darah dan lendir yang ada di mulut inang nya. Kutu lidah parasit baru akan meninggalkan induk semang nya ketika musim kawin tiba.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar